Archive for » September, 2010 «

Sep
17

Mata tak lagi mau terpejam, padahal jarum jam sudah menunjukkan pukul 12 malam. Bukan tak mau, tapi seperti ada yang mengharuskan saya terjaga malam ini. Pikiran saya lelah, batin saya lelah, tak terkecuali tubuh ini. Lelah ini berubah menjadi resah hingga menimbulkan gundah.. Ah,ada apa ini?

Mana senyum yang selalu tersungging? Kemana tawa renyah yang selalu terdengar tiap kali berkelakar ringan. Wajah ini terlalu sendu! Murung! Tak enak dipandang.

Terlihat sekali lelah yang teramat dalam di sudut mata ini. Tak perlu ditutupi dengan eye shadow warna cerah, karena ‘mendung’ ini sudah siap menumpahkan isi perutnya. Hei! Ada apa denganmu, wanita?!

Seperti ada duri kecil disudut hati yang tak bisa saya cungkil. Sakit? Itu sudah pasti. Menangis? Ah, cengeng betul saya! Dan akhirnya saya cuma mampu menahannya. Meski rasa ini perih setengah mati!!!

Patah hati? Tak sedikit yang menduga demikian. Tapi bukan itu,meski ada juga unsur ini di dalamnya. Saya tak bisa menjelaskan apa yg saya rasa. Semuanya terlalu absurd, semua ini terjadi bersamaan. Sehingga saya sendiri tak tahu,air mata ini untuk yang mana? Tawa ini untuk bagian yang mana?? Terlalu tipis bedanya!

Tapi satu hal yang pasti, kini saya tengah membenahi hati dan memperbaiki hati saya yang sesungguhnya.

Malam bulan,rangkaian indah doa coba kulantunkan. Sambil mencoba menahan sakit yang tengah menyerang hati yang sebenarnya. *menarik selimut*

Category: ceritaku  Tags:  3 Comments
Sep
16

Baiklah,ini sudah kesekian kalinya saya mengalami insomnia. Ya..ya…ya,sulit tidur akut lebih tepatnya! Browsing sana sini, ‘berkicau’ di jejaring sosial ternyata hanya mampu membunuh rasa bosan tidak lebih dari 30 menit.

Dan kini,saya terjaga!!! Dengan mata mulai membengkak dan senut-senut dikepala yang semakin menggila. *ada yang lebih buruk?*

Tapi ada hikmah dibalik insomnia ini. Akhirnya saya memiliki waktu untuk ‘menjenguk Coffee Corner saya yang sudah terbengkalai sejal beberapa bulan terakhir. *sok sibuk*

Blog walking yang saya lakukan sejak tadi ternyata menyedot perhatian saya. Ah,betapa menyenangkannya menuangkan isi pikiran di ‘dunia’ ini. Dan saya berusaha untuk lebih ’sayang dan perhatian’ dg si Coffee Corner ini.

*hooaaammm* <– ceritanya nguap

Yak,tampaknya sudah mulai ngantuk nih. *merangkai doa,menarik selimut*

Category: ceritaku  Tags:  One Comment